Complete Your desktop with our 200+ Islamic Wallpaper. It's free and always be

Sebagian orang menyangka, kehidupan di dunia hanyalah sekedar menghabiskan waktu hidup saja. Lahir, kecil, dewasa, tua, dan akhirnya mati untuk meninggalkan dunia. Mereka habiskan waktu hanya dengan makan, minum, tidur, bersenang-senang, dan perkara yang sia-sia. Mereka menganggap tidak ada tujuan dari penciptaan manusia di dunia ini. Ini jelas merupakan kekeliruan yang sangat nyata. Bertentangan dengan akal dan naluri manusia. Dan yang jelas, bertentangan dengan hikmah perbuatan Allah subhanahu wa ta’ala. Penciptaan manusia bukan hanya sekedar permainan dan sia-sia, namun ada hikmah besar  yang terkandung di dalamnya.

Manusia Tidak Dibiarkan Begitu Saja

Tidak ada yang sia-sia dalam perbuatan Allah. Termasuk ketika Dia menciptakan kita semua. Tidak sebagaimana anggapan sebagian orang yang terlena dengan fitnah dunia. Allah Ta’ala berfirman :


أَيَحْسَبُ الْإِنسَانُ أَن يُتْرَكَ سُدًى
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan sia-sia begitu saja?“ (Al Qiyamah:36)
Berikut penjelasan para ulama tafsir tentang ayat di atas. Syaikh Abdurrahman As Sa’di rahimahullah menjelaskan : maksudnya (mereka mengira) tidak diperintah dan tidak dilarang, tidak diberi pahala dan tidak disiksa. Ini merupakan persangkaan yang batil dan menyangka bahwa Allah tidak (mencipta) sesuai dengan hikmah. (Taisir Karimir Rahman, Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah)

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثاً وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ
Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (Al Mukminun:115).

Ibadah Tujuan Kita                   

Pembaca rahimakumullah, sudah jelas bagi kita bahwa bukan merupakan kesia-siaan ketika Allah Ta’ala menciptakan kita. Lalu apa tujuannya? Tujuan Allah menciptkan kita adalah untuk beribadah kepada-Nya semata, yakni dengan mentauhidkan-Nya. Hal ini Allah Ta’ala tegaskan dalam firman-Nya :


وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.”(Adz Dzariyat:56)

Bahkan dengan sebab tauhid inilah Allah menciptakan seluruh makhluk, menyediakan surga dan neraka, Allah menurunkan kitab-kitab-Nya, dan mengutus para rasul ‘alaihimus sallam. Allah menciptakan jin dan manusia serta memerintahkannya untuk bertauhid kepada-Nya. Allah menjanjikan surga bagi yang merealisasikan tauhid, dan mengancam dengan neraka bagi yang menyelisihi jalan tauhid. Dan Allah mengutus seluruh para nabi dan rasul untuk menjelaskan tauhid.

Kewajiban Taat kepada Rasul

Bakti bahwa Allah tidak menciptakan manusia sia-sia, Allah mengutus rasul di tengah-tengah mereka untuk memberikan petunjuk. Kewajiban manusia untuk taat kepada rasul yang di utus kepada mereka. Barangsiapa yang mentaati rasul tersebut akan masuk surga, karena ketaatan kepada rasul merupakan bentuk ketaatan kepada Allah. Allah Ta’ala berfirman :


وَمَن يُطِعِ اللّهَ وَرَسُولَهُ يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيم
Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam surga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar.” (An Nisaa’:13).

Makhluk yang paling mulia, paling tinggi kedudukannya, dan paling dekat di sisi Allah adalah yang paling sempurna penghambaanya kepada Allah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan : “ Orang yang sempurna (adalah) yang sempurna dalam ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya secara lahir dan batin”. Tujuan dari pengutusan rasul adalah agar manusia mentaati mereka dan mengikuti syariat yang mereka bawa dari sisa Allah Ta’ala”.( Dinukil dari Taisiirul Wushuul Syarh Tsalatsatil Ushul 32, Syaikh Abdul Muhsin al Qosim rahimahullah)

 Jalan Menuju Surga

Setelah jelas bagi kita, adanya jalan menuju surga dan juga jalan kebinasaan di neraka, seorang yang berakal tentunya akan memilih jalan keselamatan. Tidak ada jalan yang dapat menyelamatkan kita dan mengantarkan kita ke surga kecuali dengan mengikuti perintah Allah dan rasul-Nya. Syarat mutlak yang tidak bisa ditawar-tawar. Syarat yang mudah bagi orang-orang yang menyadarinya. Namun sayangnya, masih ada saja orang yang enggan menempuhnya. Dijelaskan dalam sabda Nabi yang mulia shalallahu ‘alahi wa sallam :
كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى.. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَنْ يَأْبَى؟ قَالَ : مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ ، وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى
“ Seluruh umatku akan masuk surga, kecuali orang yang enggan. Para sahabat kemudian bertanya: “ Ya  Rasulullah, siapkah orang yang enggan itu?” Rasulullah bersabda : “Barangsiapa yang mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa yang mendurhakaiku mereka itulah orang-orang yang enggan masuk surga” (H.R. Bukhari)

Jangan Durhaka!

Orang-orang yang mendurhakai rasul yang ditus kepadanya, akan mendapat siksa di neraka. Allah Ta’ala berfirman :

وَمَن يَعْصِ اللّهَ وَرَسُولَهُ وَيَتَعَدَّ حُدُودَهُ يُدْخِلْهُ نَاراً خَالِداً فِيهَا وَلَهُ عَذَابٌ مُّهِينٌ
Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan” (An Nisaa’: 14)

Allah Ta’ala mencontohkan di dalam Al Quran tentang orang yang durhaka kepada rasul yang diutus kepadanya, yaitu Fir’aun yang durhaka kepada Nabi Musa ‘alaihis salaam. Akibat perbuatannya tersebut, Fir’aun akan mendapat siksa. 
Allah Ta’ala berfirman :

فَعَصَى فِرْعَوْنُ الرَّسُولَ فَأَخَذْنَاهُ أَخْذاً وَبِيلاً} [المزمل:
16].
Maka Fir’aun mendurhakai Rasul itu, lalu Kami siksa dia dengan siksaan yang berat.” (Al Muzamil:16)

Siksaan yang dialami Fir’aun terjadi di dunia, di alam kubur, dan di akhirat. Siksaan di dunia yaitu ditenggelamkan di lautan. Kemudian setelah itu siksa yang dialami di alam kubur sampai tegaknya hari kiamat. Kemudian terakhir adalah adzab neraka di akherat . Allah Ta’ala berfirman :


النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوّاً وَعَشِيّاً وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ
 “Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang , dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras” (Al Mu’min:46)

Siksaan yang dialami Fir’aun disebabkan karena kedurhakaannya terhadap rasul yang diutus kepadanya, yaitu Musa ‘alaihis sallam. Maka barangsiapa yang mendurhkai rasul yang diutus kepadanya terancam akan mendapat siksa sebagaimana yang dialami oleh Fir’aun. Oleh karena itu wajib bagi seseorang untuk taat kepada rasul yang diutus kepadanya. Kewajiban kita adalah taat kepada rasul yang diutus kepada kita, yaitu Muhammad shallallahu ‘alihi wa sallam.

Hendaknya umat Muhammad merasa khawatir jika mereka mendurhakai rasulnya. Mereka akan mendapat hukuman seperti yang dialami Fir’aun yang mendapat hukuman yang berat dari Allah Ta’ala. Imam Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan : “ Kalian (umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam) lebih pantas untuk celaka jika kalian mendurhakai rasul kalian (daripada yang dialami Fir’aun), karena rasul kalian lebih mulia dan lebih utama daripada Musa bin Imran ‘alaihis sallam”. (Dinukil dari Taisiirul Wushuul Syarh Tsalatsatil Ushul 33)

Semoga kita kembali tersadar dengan hikmah tujuan penciptaan kita. Wa shallallahu ‘alaa Nabiyyinaa Muhammad.
Penulis: Adika Mianoki


Vesi Instagram Post

Versi Wallpaper Desktop

Versi Wallpaper Desktop

Versi Wallpaper Hape 





Jodoh itu dinanti, Mati itu Pasti
ingatlah yang sudah pasti


_________________
Download Versi Wallpaper Hape dan Wallpaper Desktop di designdakwah.com

semoga bermanfaat

Versi Instagram Post

Versi Wallpaper Komputer

Versi Wallpaper Hape

Versi Wallpaper PC

Versi Wallpaper PC

Versi Wallpaper Andoid Hape



Desain Kalender Islam 1440 Hijriyah Plus Jadwal Puasa Sunnah kami hadirkan untuk seluruh umat Islam, khususnya di Indonesia. Diharapkan dengan adanya kalender ini, umat Islam semakin mengenal hari-hari besar agamanya dan lebih mengenal beberapa amalan puasa sunnah dalam Islam.

Sekilas tentang awal mula penetapan Kalender Hijriyah. Pada masa pemerintahan Kekhalifahan Umar bin Khaththab tepatnya tahun 17 H, Kalender Hijriyah ditetapkan sebagai kalender resmi pemerintahan Islam. Usulan awal pembuatan kalender diajukan oleh Gubernur Kufah, yaitu Abu Musa AL-Asy’ari. Adapun tahun hijrahnya Nabi dipilih sebagai tahun pertama adalah usulan Ali bin Abi Thalib. Sedangkan Muharram dipilih sebagai bulan pertama adalah usulan Utsman bin Affan.

Batasan Penggunaan Desain Design Dakwah!
  • Digunakan dan dimodifikasi sebagian atau keseluruhan desain untuk kepentingan dakwah dan untuk umat Islam.
  • Digunakan untuk materi desain atau artikel Website/Weblog baik pribadi maupun instansi dan media publikasi internet lainnya dengan mencantumkan/menyediakan referensi Website ini.
  • Digunakan untuk kepentingan percetakan dalam bentuk buku, karya tulis, skripsi, thesis, tulisan surat kabar/majalah, pamflet, lembaran informasi lainnya dengan mencantumkan/menuliskan referensi Website ini.
Dilarang Dalam penggunaan Desain!
  • Memperjualbelikan baik secara langsung maupun tidak, dengan melalui transfer data maupun media penyimpanan data lainnya.
  • Memodifikasi dan mengubah identitas baik sebagian maupun keseluruhan desain untuk kepentingan komersil dan atau dipublikasikan kepada khalayak umum untuk kepentingan pribadi tanpa mencantumkan/menuliskan referensi Website ini.
Silakan unduh Desain Kalender Islam 1439 Hijriyah Plus Jadwal Puasa Sunnah dengan mengklik tulisan download di bawah. Telah kami link alternatif desain yang bisa anda download. Jika anda tidak setuju dengan ketentuan di atas, mohon tidak menginstall dan menggunakannya.

DOWNLOAD DISINI


*jika terjadi gangguan link tolong hubungi Admin di link ini. terimakasih.

kalender ini telah adalah karya dari  : @ngalamdc dan @designdakwah_
.

tag : Free Download Kalender Hijriyah Design Desain Dakwah Gratis plus Puasa Sunnah Indonesia template free 1440 H Hijriyah Muslim Designer Community Muslim Designer Indonesia Islamic Wallpaper Islamic Design Art New Update Islamic Graphic Design MDC Griya Zajat Al-Muttaqien Kalender A3 Editable pdf cdr


Yuk memuliakan lafadz paling indah bagi muslim ini "Laa Ilaaha Illallah Muhammadun Rasulullah", tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah, Allah subhanahu wata'ala berfirman:

ذَلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ

Artinya: "Itulah, barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sungguh itu timbul dari ketakwaan hati". (QS. Al Hajj: 32)

Lafadz dua syahadat merupakan syarat seseorang berstatus sebagai muslim, tanpanya dia bukan muslim.

Lafadz "laa ilaaha illallah" saja merupakan dzikir terbaik, yang jika saja lafadz "laa ilaaha illallah" dibandingkan dengan berat tujuh langit beserta tujuh tingkatan bumi, maka akan lebih berat kalimat tahlil. Lafadz ini juga tertulis dalam bendera Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya ketika berjuang

menegakkan agama Islam. Sangat disayangkan jikalau ada dari kalangan muslim yang justru menghina atau membakar disertai kebencian lafadz paling suci ini.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجَنَّةَ

”Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga” (HR. Abu Daud. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih no. 1621)

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,

قال موسى يا رب، علمني شيئا أذكرك وأدعوك به، قال : قل يا موسى : لا إله إلا الله، قال : يا رب كل عبادك يقولون هذا، قال موسى : لو أن السموات السبع وعامرهن – غيري – والأرضين السبع في كفة، ولا إله إلا الله في كفـة، مالت بهـن لا إله إلا الله

“(Nabi) Musa berkata : “Ya Rabb, ajarkanlah kepadaku sesuatu untuk mengingat-Mu dan berdoa kepada-Mu”. Allah berfirman, ”Ucapkan hai Musa laa ilaha illallah”. Musa berkata, “Ya Rabb, semua hamba-Mu mengucapkan itu”. Allah berfirman, ” Hai Musa, seandainya ketujuh langit serta seluruh penghuninya -selain Aku- dan ketujuh bumi diletakkan dalam satu timbangan dan kalimat laa ilaha illallah diletakkan dalam timbangan yang lain, niscaya kalimat laa ilaha illallah  lebih berat timbangannya.” (HR. Ibnu Hibban no. 6218. Al Hakim menshahihkan hadits ini dan Imam Adz Dzahabi menyetujuinya)

Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ merupakan harga surga. Suatu saat Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mendengar muadzin mengucapkan ’Asyhadu alla ilaha illallah’. Lalu beliau mengatakan pada muadzin tadi,

خَرَجْتَ مِنَ النَّارِ
”Engkau terbebas dari neraka.” (HR. Muslim no. 873)

Sampai seorang ulama Ibnu Rajab dalam kitabnya Kalimatul Ikhlas mengatakan, ”Kalimat Tauhid (yaitu Laa Ilaha Illallah) memiliki keutamaan yang sangat agung yang tidak mungkin bisa dihitung.”

Oleh: Iskandar Alukhal Lc.

Unduh wallpaper Islami terkeran seperti ini gratis di: http://www.designdakwah.com/


*Bismillah, Tutorial Text Arabic di Illustrator (Ai)*
Lama tak mendesain sesuatu yang berbahasa arab di Adobe Illustrator, akhirnya hari ini diharuskan cari-cari file lama agar bisa mengetik text arab karena ada tugas dari Yayasan.
Nah, masuk ke tutorial~ Kita sering kali menjumpai saat kita menulis text Arab di Ai textnya jadi gak nyambung dan gak terbaca meski kita men-copy text arab tersebut dari Ms. Word.
Solusinya mudah,

  1. 1.tinggal download dan buka file .ai yang dari tadi saya cari-cari di paragraf pertama. (link download di bawah)
  2. 2. Copy dan paste di lembar kerja temen-temen
  3. 3. ketikkan text berbahasa arab yang temen-temen inginkan
  4. Link download textnya disini ya 
Mimin mendapatkan ilmu ini dari Mas Arief, seorang desainer tampan dari muslimotion
udah gitu aja, semoga bermanfaat ya temen-temen. silahkan komen dan beri saran admin jika ada yang kurang tepat pada tutorial diatas.

Musim hujan mulai terjadi di sebagian besar kota indonesia. Alhamdulillah hujan ada rezeki dari Allah yang patut disyukuri sehingga kita dianjurkan berdoa, beberapa dari kita mungkin sudah menghapal doa turun hujan. Sering kali hujan turun sangat deras dan terkadang disertai dengan suara petir. Dan ada doa yang bisa kita baca ketika kita mendengar petir.
Berikut adalah doa ketika mendengar petir.
Apabila Abdullah bin Az-Zubair mendengar petir, dia menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan,






author
Design Dakwah
Sebuah page nirlaba yang berkarya untuk menyebarkan dakwah melalui Visual dakwah.